16 Julai, 2012

Mimpi Ngeri


Semalam aku bermimpi lagi
Kulihat anak kecil itu meraung dalam pelukan ibu yang kaku
Disebelah jasad ayah berdarah merah pekat dan hanyir 
Tinggalkan sebuah perjuangan yang panjang
Tinggalkan warisan yatim piatu

Aku di sini...
Masih enak dibuai impian-impian indah 
Masih alpa diulit damai nusaku
Sedang kau... si kecil di sana langsung tidak aku pandang
Darah merah ayahmu, juga ibumu bagai tidak mengusik jiwaku

Hari ini...
Tika aku sedang tersenyum
Kau di sana menangis tak pernah berhenti
Kejamnya aku biarkan kau begitu
Naifnya aku biarkan kau sendiri
Melewati denai-denai penuh darah
Angkara rakusnya binatang-binatang Zionist

Anak kecilku...
Percayalah, aku akan datang nanti
Aku akan bersamamu di sana
Menyambung perjuangan ayahmu dulu
Menuntut setiap titis darah ibumu itu

Tiada ulasan:

Catat Ulasan